Selasa, 06 Januari 2015

Inspirasi Bisnis Cara Menarik Perhatian Pelanggan

Menarik Pelanggan Dengan Display Toko yang Nyaman

Berbicara branding ternyata tak hanya tentang bungkus yang melekat pada produk. Konsep serta desain interior yang digunakan juga merupakan strategi branding.

Berbicara soal branding produk ternyata tak hanya melulu tentang bungkus yang melekat pada produk tersebut. Konsep yang diusung serta desain interior ruangan yang digunakan pada sebuah toko juga merupakan salah satu bentuk “strategi branding” itu sendiri. Terlebih pada bisnis cafe, rumah makan, dan toko-toko retail, strategi branding yang menarik menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen untuk berkunjung ke tempat usaha Anda.
Saat ini sudah banyak bisnis cafe yang mulai memadukan gaya klasik dan modern dalam mendesain ruangannya. Pun demikian dengan butik-butik dan distro-distro mewah yang benar-benar membuat suasana tokonya menjadi lebih eksotis dan nyaman untuk dikunjungi. Namun jika hanya sebatas warung kopi sederhana atau distro kecil apakah harus mewah desain ruangannya? Jawabannya tidak harus, namun konsep desain interior dengan barang-barang bekas bisa jadi alternatif bagi para pelaku usaha.

Tak perlu biaya mahal untuk memberikan kesan indah pada toko Anda. Untuk warung kopi sederhana misalnya, dengan menggunakan papan tulis bekas dan kapur anda bisa membuat papan menu yang diletakkan di depan warung anda. Papan bekas dengan sedikit sentuhan kreativitas yang tertuang dalam goresan kapur, bisa menjadi alat promosi produk yang cukup efektif. Papan menu yang menarik siap menghiasi depan warung kopi anda. Papan ini bisa diisi informasi nama warung beserta menu dan daftar harga yang tersedia.

Selain itu, untuk warung biasanya terdapat krat-krat botol yang tidak terpakai. Krat-krat botol ini bisa dimanfaatkan menjadi kursi yang unik, nyaman, sekaligus murah meriah. Krat-krat botol tersebut tinggal dicat ulang (jika sudah kusam) lalu menambahkan papan kayu taupun busa diatasnya. Jika terlalu rendah bisa ditambahkan kaki-kaki kayu dibawahnya. Ban-ban bekas juga bisa dijadikan pengganti meja caranya tinggal menumpuk beberapa ban bekas lalu diatasnya diberi papan kayu ataupun kaca.

Sedangkan untuk bisnis distro pilihan hiasan yang digunakan bisa semakin beragam. Dinding-dinding kosong bisa dihias dengan poster-poster yang menarik. Tak perlu pigura, cukup menempelkan selotip warna-warni pada pinggiran poster, bingkai gambar yang menarik sudah jadi. Atau memanfaatkan pigura bekas yang tidak ada kacanya dengan menggantungkannya secara miring dengan satu paku di ujung. Kesan klasik akan timbul dari miringnya pigora tersebut namun gambar tetaplah tegak.

Botol dan stoples kaca yang bagian dalamnya telah dicat dengan warna-warna tertentu juga bisa menjadi kap lampu yang indah. Sepeda motor classic serta buku-buku usang juga bisa dipajang di dinding distro sebagai ornamen penghias ruangan. Dengan pencahayaan yang tepat, maka kesan elegan akan muncul walaupun hanya dengan barang-barang bekas.

Selain beberapa tips di atas, masih ada banyak cara lainnya yang bisa dipilih pelaku usaha untuk menyusun strategi branding dengan biaya yang relatif terjangkau. Meski begitu, yang perlu diperhatikan pelaku usaha adalah tak hanya display toko yang unik namun juga tingkat kenyamanan konsumen ketika berada di dalam toko. Jika sudah nyaman, kemungkinan untuk datang kembali dan menjadi konsumen loyal akan menjadi lebih besar. [Bisnisukm.com]

Lanjutkan Membaca Artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar